Empat Game yang di tolak Apple


http://frenchweb.fr/wp-content/uploads/2013/04/AppStore_Apple_FrenchWeb.png Berbeda dengan Android yang dikenal lebih terbuka dan permisif dengan masuknya beragam aplikasi-aplikasi baru, Apple terkenal dengan kebijakannya yang ketat jika berhubungan apps atau game. Hal ini sebenarnya mempunyai keuntungan dan kerugiannya sendiri. Keuntungannya adalah apps atau game yang abal-abal, bodong, atau bahkan yang bermuatan malware akan segera terdeteksi dan langsung ditolak Apple dan Anda sebagai konsumen terlindungi dan mendapatkan banyak aplikasi & game berkualitas.

Sedangkan kerugiannya, segala sesuatu yang memiliki muatan atau issue cukup sensitif menurut Apple akan ditolak dan termasuk game juga. Tidak harus bermuatan malware, bahkan ada beberapa game yang kena cekal oleh Apple, dan  ditolak mentah-mentah.  Jika game ini sedikit saja menyentuh issue politik atau sesuatu yang dinilai Apple dapat menjadi media provokasi maka jangan harap melihat game tersebut di Apple Store.

Beberapa di antaranya adalah 4 game yang cukup fenomenal yang ditolak Apple karena berbagai karena game tersebut memiliki muatan yang bersinggungan dengan issue-issue sosial dan politik yang dinilai bisa menjadi bahan provokasi dan materi untuk perpecahan  atau ketentraman dalam bermasyarakat. Penasaran?

http://gamesaku.com/wp-content/uploads/2012/10/Permanent-Save-State-Featured.jpg1.In a Permanent Save State

Mungkin ini adalah game yang paling pendek usianya nongkrong di Apple Store. Umur dari game ini hanya 1 jam saja, karena begitu Apple menyadari konsep dari game ini maka mereka langsung menariknya dari App Store. In a Permanent Save State adalah game yang diinspirasi oleh kejadian bunuh diri pegawai Apple di Foxconn China. Yups, tentu saja ini selain melukai pihak Apple, juga memberikan preseden dan sangkaan buruk masyarakat pada Apple dengan pengembangan issue dan narasi cerita di game tersebut. Walaupun ditarik di App Store kamu tetap dapat mencoba game ini lewat Google Play.

http://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/pictures/2013/1/8/1357639723314/endgame-syria.jpg2.Endgame: Syria

Game ini sebenarnya merupakan sebuah game perang namun tidak 100% menggunakan genre action, lebih kepada strategy dan juga story telling. Namun apa yang membuat game ini ditolak Apple lebih dikarenakan cerita yang diangkat adalah kejadian yang sedang berlangsung dan ini dikhawatirkan membawa efek provokasi kepada sebuah golongan tertentu dalam perang di Syria tersebut. Apple mengatakan bahwa game ini ditolak karena terlalu mendeskriminasikan golongan tertentu dan ini tidak sesuai dengan kebijakan App/Game Apple. Namun bagi Anda yang penasaran dengan Endgame: Syria, Anda tetap dapat memainkan game ini secara gratis lewat Google Play.

http://cdni.wired.co.uk/620x413/s_v/sweatshop1.jpg3.Sweat Shop

Sekilas, game Sweat Shop sebenarnya merupakan game yang terlihat biasa-biasa saja. Game ini masuk dalam kategori Management Game, dan meminta Anda  untuk mengatur sebuah pabrik mulai dari merekrut pekerja, menambah jam kerja, lemburan, mempercepat konveyer dan lain-lain. Namun seiring Anda bermain maka  akan ditawarkan dengan opsi-opsi yang sedikit licik seperti mempekerjakan pegawai murah di bawah umur, memaksa mereka bekerja dengan lebih cepat tanpa upah tambahan, persis seperti kejadian di dunia nyata. Terdengar sedikit kejam, bukan? Apple kemudian menolak game ini karena game ini berisi kritik kepada sistem buruh yang ada di dunia. Apple merasa khawatir bahwa game ini dapat berpotensi memancing perdebatan, kontroversi, dan memprovokasi pihak-pihak tertentu meskipun game ini dilatari oleh kejadian yang bersifat realita.


http://smuggletruck.com/images/screenshots/screenshot_1.jpg4.Smuggle Truck

Game yang satu ini sebenarnya cukup terkenal namun tidak banyak yang tahu bahwa sebelumnya mereka menggunakan orang dan bukan boneka. Ide game ini adalah penyelundupan manusia yang marak terjadi belakangan ini.
Apple memutuskan untuk menarik game ini karena issue perdagangan manusia sedang hangat diberitakan, dan dapat memancing provokasi politis dari banyak pihak. Game ini langsung ditolak mentah-mentah oleh Apple. Akhirnya sang developer memutuskan untuk mengganti gambar karakter, nama game, logo dan judul dan game ini langsung menembus App Store.

-http://www.tabloidpulsa.co.id-

0 komentar:

Bagaimana menurut anda tentang post ini ?

Copyright © 2011-2013 ShareBareng.